Menu

Mode Gelap
 

News · 21 Sep 2022 22:04 WIT ·

Pemkot Ternate Mulai Bersiap Jelang Penerimaan ASN P3K Akhir September


 Ilustrasi/Foto: bkn.go.id Perbesar

Ilustrasi/Foto: bkn.go.id

TERNATE – Persiapan menghadapi pendaftaran penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun 2022, yang diperkirakan berlangsung akhir September, mulai dilakukan Pemkot Ternate.

Kepala BKPDSMDM Kota Ternate, Samin Marsaoly mengatakan Pemkot Ternate akan membentuk Panitia Seleksi (Pansel) yang melibatkan tiga instansi, yakni Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pertanian.

Rapat koordinasi di internal Pemkot Ternate yang melibatkan tiga SKPD itu bahkan telah dilakukan Rabu 21 September 2022, hari ini. Samin mengungkapkan, dalam Rakor itu telah disepakati bahwa mekanisme penerimaan ASN P3K akan disepakati setelah mengikuti rapat koordinasi teknis penerimaan P3K di Makassar, Sulawesi Selatan, pekan depan.

Rakor hari ini menyepakati pula akan dibentuk panitia lokal, dengan komposisi: Sekot sebagai pengarah, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi di BKPSDMD sebagai ketua panitia, sedangkan penanggungjawab adalah Kepala BKPSDMD, Kadis Pendidikan, Kadis Pertanian, dan Kadis Kesehatan.

Selain itu, kata Samin, rapat koordinasi itu membahas Peraturan KemenPANRB nomor 20 tahun 2022 yang memprioritaskan calon penerimaan P3K, pertama adalah tenaga honor K2 yang tidak lulus dalam seleksi tahun 2021. Prioritas kedua adalah tenaga guru honorer yang masuk dalam data THK2. Dan prioritas ketiga adalah tenaga guru honorer yang sudah bekerja selama 3-5 tahun dan memiliki sertifikasi PPG atau terdaftar di dalam data pokok pendidikan.

“Tapi tidak menutup kemungkinan bahwa ada formasi umum jika formasi yang disebutkan tadi tidak diisi atau namanya P4,” terang dia.

Formasi guru itu akan diisi oleh 42 Sekolah Dasar (SD) dan 11 sekolah menengah pertama (SMP) yang ada di Kota Ternate.

Sementara kebutuhan formasi tenaga kesehatan sendiri sebanyak 44 orang yang tersebar di Puskesmas Hiri, Puskesamas Mayau, Puskesmas Moti, Puskesmas Kalumata, dan Puskesmas Jambula. Untuk formasinya itu terdiri dari tenaga dokter 4 orang, administrator kesehatan 3 orang, pranata laboratorium 8 orang, epidemiologi kesehatan 4 orang, nutrisionis 10 orang, sanitarian 2 orang, tenaga promosi kesehatan 10 orang, asisten apoteker 2 orang, dan tenaga radiologi 1 orang.

Sedangkan formasi bidang dan perawat Kota Ternate tidak ada karena kebutuhannya lebih dari cukup.

Ditambah lagi tenaga penyuluh pertanian sebanyak 5 orang saja. Sementara guru sebanyak 100 orang.

“Untuk tenaga kesehatan ini akan dilakukan melalui tes CAT BKN. Nah kalau guru melalui teknik observasi, namun observasinya seperti apa nanti setelah Rakor di Makasar minggu depan. Kalau untuk pendaftarannya dari BKN sudah memberi sinyal di akhir September ini,”jelas dia.

Artikel ini telah dibaca 80 kali

Baca Lainnya

Ruang Kerja Kadis Perindag Digunakan Presiden Jokowi untuk Ganti Baju

28 September 2022 - 23:34 WIT

Pedagang Pasar Gamalama Mengeluh Tak Kebagian Sembako Bantuan Presiden Jokowi

28 September 2022 - 19:28 WIT

Satu Truk Toilet Disiapkan Untuk Presiden dan Rombongan BAB

27 September 2022 - 21:37 WIT

Kadis PUPR Malut Lantik 34 PPK

26 September 2022 - 19:50 WIT

Ingin Lihat Kondisi Sebenarnya Pasar Gamalama, Jokowi: Jangan Ada Rekayasa

26 September 2022 - 19:39 WIT

Sambut Jokowi, Wali Kota Kerahkan ASN Bersihkan Kota

26 September 2022 - 18:27 WIT

Trending di News