Menu

Mode Gelap

News · 10 Nov 2022 21:38 WIT ·

Wali Kota Minta Dukungan Balai Kementerian PUPR


 Kepala BWS Maluku Utara/Kalpin Nur Perbesar

Kepala BWS Maluku Utara/Kalpin Nur

TERNATE – Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman Kamis 10 November 2022 pagi di lantai tiga Kantor Wali Kota Ternate melakukan rapat koordinasi dengan tiga Satuan Kerja (Satker) Kementerian Pekerjaan Umum; Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, Balai Penanganan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Utara, yang berkantor di Kota Ternate untuk meminta dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di daerah ini melalui alokasi tahun anggaran 2023.

Tetapi permintaan itu belum bisa diakomodir dengan alasan terjadi defisit anggaran pada APBN, selain itu alokasi dana instrastruktur tahun 2023 difoksukan pada percepatan pembangunan ibukota Sofifi.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, Kalpin Nur, kepada wartawan sesuai Rakor itu mengatakan pada tahun anggaran 2023, BWS Malut masih kekurangan anggaran untuk menyelesaikan 65 bendungan yang ada di Maluku Utara. Karena itu permintaan Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, belum bisa diakomodir.

Dia mengungkapkan salah satu permintaan M Tauhid adalah pengembangan infrastruktur berupa pengaman pantai di Pulau Moti, yang rusak akibat abrasi.

“Tadi pihak Kota (Pemkot Ternate) menginginkan itu bisa di-cover di 2023, namun defisit anggaran sehingga untuk APBN saya bilang belum bisa tercover,” ujar Kalpin.

Dia kemudian menyarankan agar usulan itu disampaikan untuk diakomodir dalam tahun anggaran 2024.

Dia menambahkan, berdasarkan saran dari Menteri PUPR, program kegiatan BWS Malut pada tahun 2023 belum mengakomodir kegiatan pembangunan infastruktur yang baru, dan hanya menjalankan Operasi Pemeliharaan, Rehabilitasi, dan Optimaliasi (OPOR).

Selain itu, BWS Malut diinstruksikan untuk memprioritaskan percepatan pembangunan terkait perpindahan ibu Kota Sofifi.

“Jadi kita di fokuskan ke sana (Sofifi) yang dimotori oleh Pak Luhut Binsar Panjaitan (Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia,” lanjut dia.

Sementara Balai Penanganan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara yang diwakilkan oleh Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Wilayah II, PJN Malut, Adrian Paranoan, mengatakan di tahun 2022 untuk Kota Ternate ada perbaikan dua drainase.

Kedua drainase itu masing-masing di Kelurahan Kalumata, dan Kelurahan Mangga Dua. Di Kalumata paketnya senilai Rp 350 juta dan untuk Mangga Dua Rp 600 juta.

“Intinya ini untuk menanggulangi banjir, karena yang diperbaiki itu drainase di samping badan jalan. Maunya kita ada 4 titik di Kelapa Pende dan Kampung Makasar, cuman anggaran yang ada hanya dua drainase tadi,” tuturnya.

Dia mengatakan untuk penanganan jalan, khususnya di Kota Ternate pada tahun ini belum ada kebutuhan pengembangan jalan.

Tetapi dia menyarankan ke Pemerintah Kota Ternate bahwa jika mau mendapatkan dukungan pengembangan infastruktur dari BPJN Malut maka harus menyampaikan sejumlah data-data teknis, seperti dokumen RTRW, RAB, kesiapan lahan, Feasibility Study, dan dokumen lingkungan.

“Artinya kalau daerah ini butuh pelebaran sebuah jalan di mana saja, itu data-data teknis dukungan ini perlu disiapakan supaya bisa diusulkan dan bisa diprogramkan,” jelas dia.

Pejabat Pemkot Ternate yang mendampingi Wali Kota M Tauhid Soleman dalam Rakor itu adalah Kadis Perkim M Syafei Baay, dan Kadis PUPR Kota Ternate Rus’an Taib

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Dinsos Ternate Bawa Satu Pasien ODGJ ke RSJ V.L Ratumbuysang

16 Mei 2024 - 18:25 WIT

Ratusan Pasangan di Halsel Ikut Nikah Massal

15 Mei 2024 - 08:04 WIT

Nakertrans Halsel : Ketiga Karyawan PHK Itu Tidak Taat Aturan

12 Mei 2024 - 12:50 WIT

Siap Lahan 1 Hektar, Bupati Bassam Usul Bangun Perpustakaan

27 April 2024 - 09:31 WIT

Bupati Bassam Promosikan Pariwisata Halsel Melalui Podcast Kompas

25 April 2024 - 17:35 WIT

Eks Kantor Bupati Halsel Terbakar

21 April 2024 - 14:02 WIT

Trending di News