Menu

Mode Gelap

News · 22 Des 2022 22:39 WIT ·

Kejari Ternate Musnahkan 3 Kilo Ganja dan Barang Bukti 2022


 Kejari Ternate Musnahkan 3 Kilo Ganja dan Barang Bukti 2022 Perbesar

TERNATE – Kejaksaan Negeri Ternate pada hari Kamis 22 Desember 2022 memusnahkan Barang Bukti tindak pidana umum yang terjadi selama periode Januari – Desember 2022.

Pemusnahan Barang Bukti yang berlangsung di halam depan Kantor Kejari Ternate itu dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Ternate: Abdullah SH,Mhum, Kepala Imigrasi Kelas I Ternate: Putut Sukoco Nusantoro, Kapolres Ternate: AKBP Andik Purnomo Sigit, Wali Kota Ternate: M Tauhid Soleman, Kepala Bea Cukai Ternate: Shinta Dewi Arini, Kalapas Perempuan Ternate: Noni Ahmad dan Ka Rutan Kelas IIB Ternate: Yudi Khaerudin.

Sebelum pemusnahan dilakukan, Kepala Kejaksaan Negeri Ternate, Abdullah mengatakan barang bukti itu terdiri dari narkotika jenis Ganja sebanyak 3.157,66 gram, Sabu-Sabu sebanyak 151,26 gram, Tembakau Sintetis (Gorila) sebanyak 18,6 gram, dan Minuman Keras terdiri dari dua jenis bir kaleng yang berasal dari China sebanyak 8.320 kaleng, termasuk juga bahan kosmetik yang tidak berizin kesehatan.

Barang bukti itu berasal dari 105 perkara, dan dari jumlah itu sebanyak 103 adalah perkara narkotika dengan rincian 54 perkara kasus ganja, 47 perkara kasus sabu-sabu, 2 perkara kasus gorila dan kasus miras dan kosmetika masing-masing satu perkara.

Abdullah mengungkapkan pelaku pada 103 perkara itu 80 persen berusia produktif dan perilaku mereka dalam menyalahgunakan narkoba kemudian dianggap sebagai korban peredaran narkoba sehingga harus direhabilitasi.

“Harusnya pola yang dipake melalui rehabilitasi, karena penyalahgunaan atau korban dari peredaraan ini kebanyakan usia produktif atau masih bisa dibilang anak-anak sampai mahasiswa,” tuturnya.

Jika pola rehabilitasi tidak dilakukan secara otomatis para koraban peredaran pemakai narkotika tadi bisa hilang masa depannya dan putus dari bangku sekolahnya.

Jika proses pendidikannya ikut dikorbankan maka para usia produktif ini kedepan akan dikategorikan orang yang putus sekolah.

Dia menginginkan, semua pihak baik Wali Kota Ternate, Kapolres Ternate dan para Kepala Lapas di Ternate harus mencari solusi kedepan agar supaya tindak pidana narkotika ini betul-betul di selsksi. Sehingga pola rehabilisi dapat dilaksanakan.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Dinsos Ternate Bawa Satu Pasien ODGJ ke RSJ V.L Ratumbuysang

16 Mei 2024 - 18:25 WIT

Ratusan Pasangan di Halsel Ikut Nikah Massal

15 Mei 2024 - 08:04 WIT

Nakertrans Halsel : Ketiga Karyawan PHK Itu Tidak Taat Aturan

12 Mei 2024 - 12:50 WIT

Siap Lahan 1 Hektar, Bupati Bassam Usul Bangun Perpustakaan

27 April 2024 - 09:31 WIT

Bupati Bassam Promosikan Pariwisata Halsel Melalui Podcast Kompas

25 April 2024 - 17:35 WIT

Eks Kantor Bupati Halsel Terbakar

21 April 2024 - 14:02 WIT

Trending di News